Tingkat Kepuasan Masyarakat Atas Pelayanan Pegawai Kantor Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe
DOI:
https://doi.org/10.35126/ilman.v12i3.772Keywords:
Kepuasan Masyarakat, PelayananAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah masyarakat sudah puas dengan pelayanan publik yang diberikan pegawai pegawai kantor Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe. Pelayanan publik adalah segala kegiatan pelayanan yang dilaksanakan oleh penyelenggara pelayanan publik sebagai upaya pemenuhan kebutuhan penerima pelayanan maupun pelaksanaan ketentuan perundang-undangan. Kepuasan masyarakat adalah tingkat perasaan seseorang setelah memanfaatkan produk atau jasa terhadap kebutuhan, keinginan, dan harapan yang diinginkannya. Kepuasan masyarakat sangat dipengaruhi oleh pelayanan yang diberikan. Guna meningkatkan kualitas pelayanan, maka perlu diketahui sampai sejauh mana kualitas pelayanan yang diberikan oleh pihak pelayanan Kantor Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe dengan menggunakan teknik survey kepuasan masyarakat yang terdiri dari 14 kriteria pelayanan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut: Berdasarkan perhitungan Indeks Kepuasan Masyarakat yang mengacu pada KEPMENPAN Nomor KEP/25/M.PAN/2/2004, maka diperoleh angka indeks sebesar 71,83 yang berada pada interval 62,51 – 81,25, sehingga kualitas pelayanan publik berada pada tingkat “B”. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja pelayanan Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe secara keseluruhan termasuk dalam kategori baik.
Downloads
References
Atep Adya Barata. 2003. Dasar-dasar Pelayanan Prima. Elex Media Komputindo. Jakarta.
Bambang Presetyo dan Lina Miftahul Jannah. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif: Teori dan Aplikasi. Rajawali Pers. Jakarta.
Cholid Narbuko dan Abu Achmadi. 2013. Metodologi Penelitian. PT Bumi Aksara. Jakarta.
Fandy Tjiptono. 2004. Manajemen Jasa. Andi Offset. Yogyakarta.
Fandy Tjiptono dan Anastasia Diana. 2003. Total Quality Management. Andi Offset. Yogyakarta.
Fandy Tjiptono dan Gregorius Chandra. 2005. Service, Quality & Satisfaction. Andi Offset. Yogyakarta.
Harbani Pasolong. 2010. Kepemimpinan Birokrasi. CV Alfabeta. Bandung.
Heni Idawati. 2011. Analisis Kepuasan Pelanggan (Studi Pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Binangun Kulon Progo. Tugas Akhir Skripsi.
Kasmir. 2005. Etika Customer Service. PT Rajagrafindo Persada. Jakarta.
Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: KEP/25/M.PAN/2/2004 tentang Pedoman Umum Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat. Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 63/KEP/M.PAN/7/2003 tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan Pelayanan Publik.
Lijan Poltak Sinambela, dkk. 2011. Reformasi Pelayanan Publik. Bumi Aksara. Jakarta:
Nasution, M.N. 2001. Manajemen Mutu Terpadu (Total Quality Management). Ghalia Indonesia. Jakarta.
Nur Setyaningsih. 2008. Analisis Indeks Kepuasan Pelanggan di SAMSAT Kabupaten Sragen. Skripsi.
Ratminto dan Atik Septi Winarsih. 2005. Manajemen Pelayanan. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Alfabeta. Bandung:
Suharsimi Arikunto. 2010. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta. Jakarta.
Undang-Undang Nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
Vincent, Gaspesz. 2011. Total Quality Management (untuk Praktisi Bisnis dan Industri). Vinchristo Publication. Bogor.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).





