Analisis Kinerja Keuangan Bank Syari’ah Mandiri Dengan Metode CAMEL
Keywords:
CAMEL, Kinerja KeuanganAbstract
Kesehatan suatu bank merupakan hal yang sangat penting bagi bank karena jika kinerja
bank dikatakan sehat maka masyarakat akan percaya pada bank tersebut dan kemudian
masyarakat mau untuk menyimpan uang di bank tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hasil kinerja keuangan pada Bank Syariah Mandiri yang dilihat dari rasio CAMEL
selama tiga tahun pertriwulan menggunakan rasio CAR, KAP, NPM, ROA, BOPO, FDR. Jenis
data yang penulis gunakan adalah data sekunder, sumber data internal dan eksternal, metode
pengumpulan data secara dokumentasi dan kepustakaan serta analisis data kuantitatif deskriptif.
Dalam penelitian ini untuk menganalisis kinerja pada Bank Syariah Mandiri periode 2015-2018
pertriwulan dengan menggunakan metode CAMEL yang meliputi faktor permodalan (capital),
kualitas aktiva (asset quality), manjemen (managemen), rentabilitas (earning), dan likuiditas
(liquidity). Berdasarkan hasil penelitian, dapat dilihat dari masing-masing laporan triwulannya
periode 2015-2018 menunjukkan bahwa nilai CAMEL pada Bank Syariah Mandiri sangat baik,
sesuai dengan matriks kriteria peringkat komponen yang dikeluarkan oleh SE BI No.9/24DPbs.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).




